Turikale, MAROSnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori pratama di ajang UHC Award 2026 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Penghargaan diterima langsung Bupati Maros Chaidir Syam.

Penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini merupakan yang ketiga kalinya diraih Pemkab Maros. Sebelumnya, saat pertama kali menerima penghargaaan ini pada tahun 2023, Pemkab Maros menerima piagam UHC tanpa kategori (prioritas), kemudian tahun 2024 naik level dengan menerima piagam UHC ketegori madya.

Meraih tiga kali penghargaan UHC, 2023, 2024 dan 2026 menunjukkan konsistensi Pemkab Maros dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakatnya.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan penghargaan UHC merupakan bentuk pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun 2025 lalu Pemkab Maros telah membayarkan BPJS Kesehatan sebesar Rp 27 miliar dengan total peserta sebanyak 52.961 jiwa, “ujarnya.

Sementara di tahun 2026 ini, mantan Ketua DPRD Maros itu menjelaskan pihaknya telah meningkatkan jumlah anggaran yang lebih besar.

“Untuk tahun 2026 kami menganggarkan kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp 35 miliar dengan cakupan peserta sebanyak 72.191 jiwa,” jelasnya.

Untuk diketahui, penghargaan UHC sendiri terbagi dalam beberapa kategori, yakni kategori prioritas, kategori pratama, kategori madya dan kategori utama. Dari empat kategori ini Pemkab Maros sudah meraih penghargaan UHC untuk kategori prioritas, pratama dan madya. Tersisa kategori utama yang sejauh ini belum diraih.

Jika Pemkab Maros berhasil meraih penghargaan UHC ketegori utama pada tahun 2027 mendatang, maka hal ini akan melengkapi penghargaan UHC di semua kategori. (*)

Edr/Rep : Bhr