Bontoa, MAROSnews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Maros menyalurkan bantuan untuk warga yang mengalami kecelakaan kerja dan yang sedang sakit parah di beberapa desa di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Penyaluran bantuan ini sebagai wujud kepedulian DWP Maros terhadap warga yang terkena musibah.
Dalam pelaksanaannya, rombongan DWP Maros mengunjungi empat lokasi, yaitu dua lokasi di Desa Tuppabiring (Dusun Pandanga dan Dusun Rea-Rea), satu lokasi di Desa Ampekale (Dusun Lalang Tedong), dan satu lokasi di Desa Tunikamaseang (Dusun Pattalassang).
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah saudara Muh. Iswar (22 tahun) di Dusun Pandanga Desa Tuppabiring. Muh. Iswar menjadi penyandang disabilitas akibat mengalami kecelakaan kerja. Dia tersengat aliran listrik di tempat dia bekerja. Musibah ini menyebabkan kedua tangannya menjadi cacat.
Lokasi kedua adalah tempat Hj. Mauriah (64 tahun) yang mengalami sakit, kemudian lokasi ketiga ke rumah Abdul Razak (24 tahun) di Dusun Lalang Tedong yang tiba-tiba mengalami sakit pada saat menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di wilayah Mandar.
Terakhir berkunjung ke tempat Muh. Amin di Dusun pattalasang Desa Tunikamaseang, yang bantuannya diterima oleh Bapak Kepala Desa Tunikamaseang mewakili keluarga Muh. Amin.
Ketua DWP Kabupaten Maros, A.Indira Kusuma Davied, menyampaikan rasa keprihatinannya kepada keluarga korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami oleh Muh. Iswar, Ibu Hj. Mauriah, Abdul razak dan Bapak Muh. Amin. Semoga bantuan ini bermanfaat,” ujarnya.
A.Indira juga menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana yang dilaksanakan DWP Kabupaten Maros ini merupakan bentuk empati kepada keluarga korban.
Selain itu, kegiatan anjangsana ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-25, yang acara puncaknya akan digelar pada 30 Desember mendatang. (*)
Rls