Apresiasi Lomba Pacuan Kuda, Bupati Maros Sebut Olahraga Berkuda Disenangi Rasulullah

Bupati Maros Chaidir Syam saat menunggangi kuda di pembukaan acara lomba pacu kuda di Kecamatan Simbang

Simbang, Marosnews.com – Menyemarakkan HUT RI Ke-76, Karangtaruna Sinar Tanete menggelar lomba pacu kuda untuk warga.

HUT RI ke-76 digelar dengan penuh antusias oleh warga Desa Tanete. Untuk pertama kalinya lomba pacu kuda digelar di Kecamatan Simbang.

Mengapresiasi inisiatif karangtaruna ini, Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam hadir langsung membuka lomba pacu kuda.

Olahraga pacu kuda ungkap Chaidir, selain baik untuk menjaga stamina juga merupakan olahraga yang disenangi Rasulullah.

Baca juga : Dorong Kreativitas Warga di Tengah Pandemi, Disbudpar Maros Gelar Lomba Mural

“Kuda ini hewan yang istimewa, Rasulullah saja pandai berkuda,” ungkap Chaidir.

Bupati Maros ini sangat bangga dengan pemuda-pemuda karangtaruna Desa Tanete, “is the best untuk karangtaruna” tutur Chaidir.

Turut hadir dalam pembukaan Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulsel, Muzayyin Arif.

Sama seperti Chaidir, Muzayyin juga sangat senang ada pemuda-pemuda karangtaruna dan pemerintah desa yang punya inisiatif untuk kembali menunjukkan budaya berkuda.

“Saya hadir ditempat ini memberikan dukungan kepada pemerintah desa Tanete atas inisiatifnya menyelenggarakan lomba pacu kuda. Terimakasih telah mengajak kami Pordasi Sulsel secara khusus untuk bekerjasama menyelenggarakan acara ini,” ungkap Muzayyin.

Baca juga : TMMD Ke-112 di Maros Akan Menyisir Desa Terisolir di Tompobulu

Pacu kuda tutur Muzayyin, adalah olahraga yang sangat dekat dengan adat budaya Sulawesi Selatan, terlebih Bugis Makassar. Pihaknya sebagai ketua Pondasi berharap, kegiatan ini menjadi ajang melihat bibit-bibit joki berkuda yang ada di masyarakat.

“Olahraga kuda ini adalah olahraga prestasi yang sangat mengandalkan bibit-bibit atlet, baik joki maupun kudanya. Kedepannya bibit ini akan diajak bertarung dalam kompetisi tingkat provinsi, nasional, bahkan nanti bisa sampai ke tingkat internasional,” lanjut Muzayyin.

Minat masyarakat sangat tinggi akan perayaan HUT RI ke-76 dengan adanya lomba pacu kuda, ini sejalan dengan tema kegiatan yakni Spirit kemerdekaan mewujudkan karya nyata pemuda. Menurut Laporan ketua panitia Nasrul, lomba pacu kuda akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 24 & 25 Agustus 2021.

Peserta pada lomba pacu kuda sebanyak 20 orang dengan beragam usia, mulai dari pemuda hingga pria dewasa. Menurut Nasrul, usia peserta termuda baru berkisar 20 tahun. Dirinya juga menjelaskan bahwa lomba pacu kuda terdiri dari dua kategori yakni, kategori umum dan kategori lokal.

“Peserta dilomba pacu kuda semuanya warga Tanete, yang membedakan hanya kudanya. Kalau kategori umum, kudanya berasal dari luar Tanete seperti Jeneponto dan Takalar, sedangkan kategori lokal, kudanya berasal dari wilayah Maros sendiri,” tutur Nasrul. (Ed)