PAN Sukses Besar di Maros, Mimpi Golkar Kembalikan Kejayaan Kandas

Kader PAN Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari saat deklarasi kemenangan bersama tim dan pendukungnya

MN, Maros – Dominasi PAN di Kabupaten Maros terus berlanjut setelah Chaidir Syam dan Suhartina Bohari dipastikan memenangi Pilkada Maros berdasarkan hasil hitung cepat.

Hasil hitung cepat KPU yang dirilis Marosanews.com di https://pilkada 2020.kpu.go.id per tanggal 11 Desember 2020, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari menang telak di angka 42,5 persen, unggul jauh dari dua rivalnya, yakni Tajerimin dan Havid S Pasha 25,1 persen serta Andi Harmil Mattotorang dan Andi Ilham Nadjamuddin 32,4 persen.

Baca juga : Hasil Real Count Sementara, Chaidir-Suhartina Menang Telak

Read More

Keputusan PAN menduetkan dua kadernya Chaidir Syam dan Suhartina Bohari terbilang sukses besar, bagaimnana tidak, duet pasangan yang mengusung tagline Hatikita Keren ini terlalu tangguh disaingi dua rivalnya, sehingga menang telak di atas angka 40 persen berdasarkan hasil perhitungan cepat KPU.

Kemenangan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari di Pilkada Maros menjadi catatan membanggakan bagi PAN di Sulawesi Selatan. Setelah satu dekade (10 tahun) menjadi penguasa di kancah perpolitikan Bumi Butta Salewangang (julukan Maros) di bawah komando Hatta Rahman, PAN kembali melanjutkan dominasinya dengan menempatkan kadernya sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan di Kabupaten Maros.

Baca juga : Sah! Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Dimenangkan Chaidir-Suhartina

Menyoal Kesuksesan PAN di Maros, hal ini juga tak lepas dari tangan dingin Hatta Rahman selaku kedua DPD II PAN Maros, sekaligus Bupati Maros dua periode. Sejak mengambil alih dominasi Golkar pada tahun 2010 silam, Hatta Rahman terus menancapkan bendera PAN sebagai penguasa, baik di legislatif maupun eksekutif.

Keperkasaan PAN di Maros mengubur mimpi Golkar untuk bisa kembali berjaya. Tekad Ketua Golkar Maros Andi Patarai Amir untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Pilkada 2020 harus kandas, setelah jagoannya Tajerimin dan Havid S Pasha hanya memperoleh 25,1 persen suara alias posisi paling buncit dari tiga kandidat. Padahal di Pileg 2019 lalu, Golkar sempat berjaya setelah menggeser dominasi PAN di kursi legislatif dengan tujuh kursi, sekaligus mengambil alih kursi ketua DPRD dari PAN.

Berlanjutnya dominasi PAN di Pilkada Maros, secara beruntun  menjadikan partai besutan Dzulkifli Hasan ini mencetak hattrick kemenangan, yakni di Pilkada Maros 2010, 2015 dan 2020. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.