“Insyaallah kita akan memberikan apresiasi kepada anak-anak kita, dalam bentuk uang saku dan hal-hal lainnya, termasuk BPJS Ketenagakerjaan. Kita doakan tidak terjadi apa-apa kepada pasukan Paskibraka kita,” harapnya.
Sementara itu, Pelatih Paskibraka dari Polres Maros, Aipda Mulyadi Wahid, menjelaskan proses latihan para anggota berlangsung selama 21 hari.
“Cuma efektifnya 17 hari, minggu pertama baru kita lakukan pengenalan kepada adik-adik, dua minggu terakhir sudah masuk karantina,” ujarnya.
Berbagai kendala dihadapi Mulyadi selama proses latihan.r
Salah satuny kondisi fisik anggota Paskibraka yang berbeda.
“Kondisi fisik Paskibraka tidak semuanya sama, bahkan kemarin ada yang tidak makan nasi tapi akhirnya setelah masuk karantina, sudah bisa,” ujarnya.
Dia mengatakan kalau ada 7 pelatih dari TNI-Polri, Dispapora dan PPI yang berpartisipasi dalam persiapan upacara pengibaran bendera kali ini.