Turikale, MAROSnews.com – Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Muetazim Mansyur menggelar refleksi setahun kepemimpinannya di Gedung Serbaguna, Jumat 20 Februari 2026.

Perayaan refleksi satu tahun di tanggal 20 Februari ini bertepatan dengan tanggal pelantikan di Istana Negara saat dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2015-2030 oleh Presiden Prabowo.

Merefleksikan setahun kepemimpinannya, pasangan dengan tagline Maros Sejuk pada Pilkada 2024 lalu itu memaparkan berbagai capaian yang diraih secara bergantian.

Berbagai capaian tersebut yakni keberhasilan menurunkan angka stunting dari 32,40 persen di tahun 2024 menjadi 22,40 persen di tahun 2025. Kemudian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba dan RSUD Dr. La Palaloi.

Selanjutnya peresmian jembatan Minasa Upa Kecamatan Bontoa dan jembatan Arra Damma di Kecamatan Tompobulu dengan nilai proyek kurang lebih Rp 3,5 miliar.

Pembangunan jalan beton di daerah pelosok di Poros Tompobalang – Bonto Matinggi, Damma Bonto Somba dan Tanete Bulu sampai perbatasan Gowa dengan nilai kurang lebih Rp 28 miliar.

“Berbagai capaian itu merupakan merupakan bentuk nyata pengabdian kami. Namun kami belum puas dengan itu semua. Di tengah efesiensi anggaran, kami masih membangun dan merehabilitasi bangunan sekolah dari tingkatan PAUD, SD hingga SMP sebanyak 68 unit dengan nilai keseluruhan kurang lebih Rp 23 miliar,” kata Bupati Maros Chaidir Syam dalam pemaparannya.

“Kami juga memberikan bantuan seragam kepada anak-anak SD dan SMP senilai Rp 3,92 miliar,” tambahnya.

Di bidang kesehatan, mantan Ketua DPRD Maros itu mengungkapkan telah menyerahkan 6 unit ambulance untuk puskesmas, 3 ambulance untuk RSUD Camba, 2 mobil PSC 119, 1 mobil jenazah dan 1 ambulance di Dinas Kesehatan. Total nilai anggaran untuk mendukung program unggulan pelayanan ambulance gratis ini senilai Rp 6 miliar.