Tahap Awal Vaksinasi, Hanya 10 Orang Pejabat Maros Bersedia Divaksin Covid-19

MAROSnews.com – Bupati Maros HM Hatta Rahman dan sejumlah unsur pimpinan Forum Komunikasi  Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maros mengikuti suntik vaksin Covid-19 DI UPTD Puskesmas Lau, Kamis kemarin, (14/01/2020).

Rencana awal, sebanyak 14 orang yang dijadwalkan mengikuti suntik vaksin covid-19, namun hanya 10 orang yang ikut.

Bupati Maros HM Hatta Rahman merupakan orang pertama di Maros yang disuntik vaksin covid-19. Sebelumnya Bupati Maros dua periode ini memang telah menyatakan sikap untuk siap disuntik vaksin covid-19.

Read More

Baca juga : Pertama di Sulsel, Maros Terima 3.000 Vaksin Covid-19

“Hari ini kami sudah mengikuti vaksin Covid-19. Yang disuntik pertama kali adalah unsur pimpinan. Sekaligus memberikan contoh ke masyarakat untuk tidak takut divaksin. Vaksin itu aman, sudah ada BPOM dan sertifikat MUI jadi halal untuk digunakan,” ungkapnya

Lebih lanjut, Hatta Rahman menjelaskan, meski telah digelar vaksin, namun bukan berarti pelaksanaan protokol kesehatan dilonggarkan.

“Masyarakat harus tetap mengenakan masker, rajin cuci tangan dan menghindari kerumunan. Karena ini menjadi kunci keberhasilan untuk bebas dari covid-19”, jelasnya.

Baca juga : Beli HP Pakai Uang Palsu, Warga Baju Bodoa Maros Ditangkap Polisi

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lau, dr Darmawati mengemukakan, pelaksanaan vaksin pertama di Kabupaten Maros ini berjalan lancar.

Diakui Darmawati beberapa unsur pimpinan forkopimda yang dijadwalkan mengikuti suntik vaksin batal karena berbagai alasan.

“Ada sekitar 14 orang perwakilan instansi termasuk unsur forkopimda yang dijadwalkan ikut vaksin. Namun ada 4 orang tidak divaksin, karena berbagai alasan. Diantaranya karena ada yang pernah mengalami covid dan ada yang terkendala masalah kesehatan,” jelasnya.

Baca juga : Harga Kedelai Naik, Industri Pembuat Tahu di Maros Perkecil Ukuran Tahu

Proses vaksinasi covid-19 ini akan diberikan dua kali. Mereka yang sudah divaksin akan divaksin dua pekan yang akan datang. Dan kemungkinan pelaksanaannya akan dilakukan di puskesmas Turikale. (IND)