Di tahun 2025 kata Chaidir Syam, total luas tanam padi di Maros mencapai 50.381 hektare, dengan luas panen 48.324 hektare dan total produksi 309.654 ton.

“Khusus lokasi Poktan Sanggalea Jaya di Kelurahan Taroada, luas lahan yang dikunjungi Pak Menko 28,6 hektare dengan hamparan 104,3 hektare,” kata Mantan Ketua DPRD Maros itu.

Chaidir Syam juga menyebut sebagian wilayah di Maros telah mampu melakukan panen hingga tiga kali setahun atau indeks pertanaman (IP) 300, terutama di Kecamatan Bantimurung dan Simbang.

” IP 300 saat ini sekitar 7 hektare, IP 200 seluas 28,6 hektare, dan IP 100 juga 28,6 hektare,” katanya.

Adapun target luas tambah tanam (LTT) Kabupaten Maros pada 2026 ditetapkan sebesar 61.000 hektare.

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis target tersebut bisa tercapai,” katanya.

Dalam panen raya ini hadir Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa, Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros Letkol Arm Agung Yuhono dan berbagai pihak lainnya. (*)

Edr/Rep : Bhr