Turikale, Marosnews.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Maros tahun anggaran 2023 sebesar Rp1.465.270.254.863. Meningkat dari APBD pokok tahun anggaran 2023 sebesar 2 persen yakni Rp1.437.792.246.614.
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros di APBD perubahan 2023 juga mengalami menjadi Rp308 miliar. Pada APBD pokok sebelumnya hanya diproyeksi Rp267 miliar.
“Alhamdulillah sudah kita rampungkan dan rumuskan dalam satu pandangan dan komitmen yang sama,” katanya saat rapat penandatanganan persetujuan bersama raperda perubahan APBD 2023 di ruang rapat utama DPRD Maros, Jumat, 1 September 2023.
Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir itu terungkap, anggaran belanja daerah sebesar Rp1.584.383.017.384. Meningkat dari APBD pokok sebesar Rp 1.479.688.652.614
“Meningkat sekitar 7 persen, hingga mengakibat defisit sebesar Rp119.112.762.521. Untuk penerimaan pembiayaan, meningkat sebesar Rp119.112.763.521 atau sebesar 171 persen, sedangkan pengeluaran pembiayaan menurun 100 persen,” jelasnya.
Chaidir juga mengatakan Pemkab Maros menyiapkan belanja operasi sebesar Rp 1.051.057.930.949. Belanja modal Rp 382.663.963.835. Belanja tidak terduga 3.000.000.000 dan belanja transfer Rp 147.661.122.600
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan di APBD Perubahan pihaknya masih menyiapkan anggaran covid 19 sebesar Rp8 miliar. “Dana yang paling besar itu untuk dana Pilkada sebesar Rp17 miliar,” ujarnya. (***)