Muetazim juga mengingatkan pelatih dan pendamping agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada peserta.
“Jangan terlalu membebani. Biarkan peserta tampil maksimal dengan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Ia pun menegaskan harapannya agar Maros mampu meraih sukses ganda, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, turut mendorong para peserta untuk memanfaatkan TC secara maksimal.
“All out saat lomba, jangan pikirkan juara dulu. Tampilkan kemampuan terbaik,” ujarnya.
Ia juga optimistis Maros memiliki peluang besar untuk meraih juara umum, mengingat seluruh cabang lomba diikuti secara penuh oleh 56 kafilah.
“Peserta kita lengkap. Sebagai tuan rumah, kita harus tampil maksimal. Kami juga akan terus memantau jalannya lomba di setiap venue,” jelasnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Maros optimistis mampu mencatatkan prestasi sekaligus sukses sebagai tuan rumah MTQ Sulsel 2026. (*)
Edr/Rep : Bhr/Rls BK
