Buka Workshop Pengelolaan Dana BOP, Bupati Chaidir Tekankan Dana Digunakan Dengan Teliti

Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam saat membuka workshop pengelolaan dana BOP (foto : ist)

MAROS – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros menggelar workshop pengelolaan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Senin (7/2/2022) di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.

Pelaksanaan workshop dibuka langsung Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam.

Terkait pelaksanaan kegiatan, Chaidir Syam menjelaskan pelaksanaan workshop merupakan upaya pemerintah daerah dalam memberikan pembekalan kepada para kepala satuan pendidikan PAUD, pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), para pengawas serta pemilik PAUD tentang pengelolaan dana BOP PAUD.

Read More

“Ini tujuannya agar ketika menggunakan dana BOP PAUD tidak keluar dari aturan yang telah ditentukan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Chaidir Syam mengungkapkan BOP PAUD merupakan program pemerintah untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tapi diharapkan bisa sedikit membantu pengoptimalan kualitas perkembangan potensi anak di usia 1.000 hari pertamanya,” bebernya.

Dihadapan para peserta, Chaidir Syam menegaskan untuk para pengelola BOP PAUD agar bisa lebih teliti. Dalam pengelolaannya wajib untuk mengacu pada peraturan yang berlaku dan melakukan koordinasi ke inspektorat daerah atau dinas pendidikan.

“Harus tepat waktu dan transparan, ini agar menghindari temuan. Jangan sampai ada yang bermasalah dengan penegak hukum. Mudah-mudahan hari ini kita kembali menyatukan pendapat, merefresh kembali pengelolaan BOP,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Andi Patiroi menjelaskan, peserta pada workshop ini berasal dari pengelola PKBM, Pengawas PK, pemilik PAUD, dan Kepala Satuan PAUD se Kabupaten Maros.

Dana yang digunakan pada kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros.

“Dana untuk PAUD di tahun 2022 itu sekitar Rp 4,2 miliar, dimana pada tahap pertama sekitar Rp 2,2 miliar. Jumlah lembaga yang akan menerima BOP PAUD sebanyak 250 lembaga dengan jumlah peserta didik 7.561 anak. Dana yang diterima tiap tahun per peserta didik sebesar Rp 600 ribu,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis buku petunjuk teknis BOP PAUD dan kesetaraan kepada Ketua PKG dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Maros.