Bontoa, Marosnews.com – Peluncuran dan diskusi buku berjudul “Merawat Rammang-rammang : Upaya Selamatkan Ekosistem Karst Unik Sulawesi” digelar di objek Wisata Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sabtu (01/04/2023).
Peluncuran buku yang dikeluarkan oleh Mongabay ini turut dihadiri Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam.
Dalam kesempatan ini, Bupati dalam penyampaiannya mengapresiasi terbitnya buku tentang Rammang-rammang tersebut. Menurutnya hal ini sangat baik untuk literasi.
“Saya kira ini merupakan hal yang sangat bagus sekali, hal yang baik untuk literasi kita kedepanya,” ujar Bupati.
Chaidir Syam juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) akan terus berkomitmen mengembangkan, menjaga dan merawat Rammang-rammang.
“Dari Pemda kami juga menyadari bahwa Rammang-rammang ini harus kita kembangkan dan dijaga kelestariannya,” ungkapnya.
“Rammang-rammang ini (dia) harus cantik, elok tapi tidak melanggar. Ibaratnya kalau pakai lipstik atau bedak jangan terlalu banyak karena bisa jadi jelek,” tambahnya.
Buku yang membahas tentang bagaimana merawat dan menjaga Rammang-rammang ini ditulis oleh 10 jurnalis lingkungan.
Peluncuran dan diskusi buku ini turut dihadiri akademisi Unhas, diantaranya Ketua Jurusan Antropologi Unhas Dr. Tasrifin Tahara dan Arkeolog Unhas Iwan Sumantri.
Hadir pula General Manager Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep dan sejumlah peneliti yang menjadikan Rammang-rammang sebagai objek kajiannya. (***)