“Insya Allah dengan capaian yang sangat tinggi IPLM dan TGM tahun 2024 ini menjadi semangat kami untuk terus berprestasi di tahun 2025,” harapnya.
Sementara itu, Tokoh Literasi dan Ketua Forum Nasional Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpusnas RI, Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau Chaidir Syam berhasil membentuk tiga kekuatan ekosistem literasi di Kabupaten Maros, yaitu di keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.
Khusus lingkungan keluarga kata Bachtiar, Chaidir Syam telah melakukan penguatan literasi berbasis keluarga dengan menempatkan keluarga sebagai barometer utama tumbuhnya literasi baca.
“Kami atas nama pegiat literasi Indonesia dan pegiat literasi Kabupaten Maros mengucapkan selamat kepada Bupati Maros Chaidir Syam, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, masyarakat Maros dan pegiat literasi di Kabupate Maros” kata Bachtiar didampingi pegiat literasi Maros, Takbir Abadi, Fitriani, Alamsyah dan Ketua IPI Maros Irham Bijaksana.
Untuk diketahui, keberhasilan Chaidir Syam dalam mendorong literasi di Kabupaten Maros mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Di antaranya Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka dari Perpusnas RI untuk kategori Pejabat Publik tahun 2022, dan Penghargaan Literasi Tertinggi Sandya Pradifta dari Pengurus Pusat Gerakan Pembudayaan Minat Baca tahun 2024. (*)
Edr ; Br