Turikale, MAROSnews.com – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Maros digelar di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale pada Minggu malam (12/4/2026).

Acara pembukaan berlangsung meriah, dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan para Bupati dan Wakil Bupati/Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Pembukaan MTQ diawali dengan penyampaian jumlah peserta oleh Master of Ceremoy (MC) yang kemudian diiringi dengan parade masing-masing kafilah.

Setelah penyampaian jumlah peserta, kemudian dilanjutkan dengan tarian penyambutan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Dari jumlah peserta di setiap kabupaten/kota, Makassar paling banyak mengutus peserta, yakni sebanyak 156 kafilah, sedangkan paling sedikit adalah Toraja Utara dengan jumlah 19 kafilah.

Ketua Panitia MTQ XXXIV Mutazim Mansyur, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ dilakukan di 8 lokasi yang beberapa di antaranya adalah Gadung Baruga A dan Baruga B Kantor Bupati Maros, Gedung Perpustakaan Maros dan Kantor Kecamatan Mandai.

Sementata untuk cabang perlombaan Wakil Bupati Maros tersebut menyebut terdiri dari 8 cabang dengan 24 golongan lomba.

Di kesempatan yang sama, Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ di Kabupaten Maros merupakan sebuah keberkahan.

“MTQ merupakan sebuah keberkahan untuk memajukan Maros. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel dan Kepala Kemenag yang telah mempercayakan Maros sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksnaan MTQ terdapat kekurangan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik. Sebagai manusia biasa yang sudah berusaha, mohon maaf jika ada kekurangan,” ucapnya.

Berikut jumlah kafilah dari masing-masing kabupaten/kota yang dikirim berlaga dalam pelaksanan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Maros :

1. Kabupaten Bantaeng : 90 kafilah
2. Kabulaten Barru : 120 kafilah
3. Kabulaten Bone : 150 kafilah
4. Kabupaten Enrekang : 50 kafilah
5. Kabupaten Gowa : 150 kafilah
6. Kabupaten Jeneponto : 60 kafilah membawa semangat bahagia
7. Kabupaten Luwu : 150 kafilah
8. Kabulaten Luwu Utara : 150 kafilah
9. Kota Makassar : 156 kafilah
10 Kota Palopo : 80 kafilah
11. Luwu Timur : 56 kafilah
12. Kabupaten Pangkep : 76 kafilah
13. Kita Parepare : 60 kafilah
14. Kabupaten Pinrang :120 kafilah
15. Kabupaten Selayar : 110 kafilah
16. Kabupaten Sidrap : 70 kafilah
17. Kabupaten Sinjai : 37 kafilah
18. Kabupaten Soppeng : 70 kafilah
19. Kabupaten Takalar : 60 kafilah
20. Kabupaten Tana Toraja : 120 kafilah
21. Kabulaten Toraja Utara : 19 kafilah
22. Kabupaten Wajo : 120 kafilah
23. Kabupaten Maros : 100 kafilah (*)

Edr/Rep : Bhr