Jakarta, Marosnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mendapatkan bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Bantuan diserahkan langsung Kepala Perpusnas, M Syarif Bando kepada Bupati Maros Chaidir Syam di Gedung Perpusnas, Jakarta (10/10/2023).
Tak hanya mobil, Perpusnas juga memberikan bantuan koleksi buku sebanyak 300 judul, 600 eksemplar beserta perlengkapan multimedia yang terdiri dari 1 paket DLS (Digital Library System), 4 unit tablet android, 1 unit genset, 1 unit modem, 1 unit televisi 32 inch, 1 unit multimedia speaker, dan 1 unit UPS (Uninterruptible Power Supply).
Kepala Perpusnas, M Syarif Bando dalam sambutannya menyampaikan bantuan tersebut merupakan bagian dari pelayanan untuk menjangkau semua kalangan.
“Agar pelayanan perpustakaan makin luas jangkauan pelayanannya dan bisa meningkatkan minat baca sampai ke pelosok,” ungkapnya.
Menurut Syarif, upaya untuk mendorong minat baca bagi masyarakat tidaklah mudah. Tidak hanya sekadar memberikan fasilitas, melainkan harus dibarengi dengan program yang berkelanjutan.
“Merubah prilaku itu pekerjaan berat. Karena budaya literasi ini adalah sikap yang harus terus kita dorong bersama oleh semua pihak. Semua harus turun agar paradigma masyarakat kita bisa berubah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Syarif juga mengapresiasi Bupati Maros yang selama ini sangat peduli dengan kemajuan literasi dengan terus mengembangkan perpustakaan daerah hingga ke desa-desa.
“Tidak banyak Kepala Daerah yang mau berperan aktif dalam memajukan perpustakaan,” bebernya.
Sementara Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan bantuan tersebut akan menunjang pelayanan hingga daerah pelosok.
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima langsung bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling dari perpusnas yang dapat menunjang peningkatan pelayanan Perpustakaan Daerah hingga ke Pelosok,” kata Chaidir Syam.

Dengan adanya bantuan tersebut kata Chaidir melanjutkan, akan menjadi dorongan untuk terus bergerak meningkatkan literasi hingga pelosok.
“Dengan adanya bantuan ini, tentu akan menjadi stimulan khusus bagi kami untuk terus bergerak meningkatkan literasi hingga kepelosok. Apalagi, banyak dari anak-anak kita yang sangat membutuhkan kehadiran perpustakaan di lingkungan mereka,” pungkasnya. (***)