Menparekraf Tengah Bangun Travel Pattern Kawasan Geopark Maros-Pangkep

Jakarta, Marosnews.com – Kawasan Geopark Maros-Pangkep telah menjadi bagian UNESCO Global Geopark setelah ditetapkan oleh Pusat Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (PBB) melalui Rapat Dewan Council Geopark UNESCO di Satun, Thailand.

Menanggapi hal tersebut, dikutip dari kompas.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya tengah membangun pola perjalanan (travel pattern) di kawasan Geopark Maros-Pangkep.

“Kami sedang membangun travel pattern karena geopark ini membawahi dua kabupaten, yaitu Maros dan Pangkep,” kata Menparekraf dalam Weekly Press Briefing Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).

Read More

Kawasan seluas 2.243 kilometer persegi itu memiliki 400 gua, serta tebing karst terluas kedua di dunia yang luasnya 43.000 hektar.

Di area ini, tepatnya di Leang Timpusaeng, ditemukan cap tangan dan lukisan babi rusa berusia sekitar 40.000 tahun.

Saat berkunjung ke Rammang-rammang Maros beberapa waktu lalu, Menparekraf mengatakan daya tarik destinasi ini ada di tebing-tebing karst yang menjulang sebagai latar belakang kampung tersebut.