Adapun seluruh material longsoran yang menimpa 4 rumah sudah dibersihkan namun tidak ditemukan keberadaan korban lainnya. Kuat dugaan, korban terbawa arus sungai yang tepat berada di belakang rumah lokasi terjadinya longsoran.
Sementara, lebar dan panjang sungai terlampau jauh, ditambah medan sungai yang berbatu menyulitkan Tim Sar Gabungan memindai sepanjang aliran sungai yang dilewati.
“Karenanya, sesuai amanat undang-undang yang membatasi pencarian hingga hari ketujuh, kesepakatan dan persetujuan anggota keluarga korban didampingi aparat pemerintah setempat, maka dengan berat hati operasi pencarian dihentikan dan ditutup, serta 4 korban dinyatakan hilang,” sebut Djunaidi.
Basarnas Sulsel menyampaikan duka cita mendalam terhadap keluarga korban yang ditimpa bencana tanah longsor. Semoga diberi kesabaran dan keikhlasan.
“Permohonan maaf juga kami sampaikan atas keterbatasan waktu melakukan pencarian. Terima kasih untuk seluruh unsur yang tergabung atas dedikasinya membantu pencarian,” tutup Djunaidi.