Marosnews.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Maros, Senin (13/02/2022).

Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah titik ruas jalan poros di Kabupaten Maros tergenang banjir. Seperti di daerah Bulu-Bulu dan depan Grand Mall Maros. Genangan banjir di ruas jalan poros ini pun mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas (lalin).

Tergenangnya sejumlah titik ruas jalan poros di Kabupaten Maros pun dikeluhkan pengendara yang melintas, bahkan diantara mereka ada yang mengaku sangat dirugikan.
“Banjar di ruas jalan poros ini (Bulu-Bulu) selalu terjadi saat hujan deras. Sebagai pengguna jalan, tentu kami sangat dirugikan dengan kondisi ini,” kata Putri, salah seorang pengendara.

“Kalau tidak ada solusi malah kita (warga) yang terkena dampaknya. Efeknya mogok mi seng motor dan tidak bisa masuk kantor,” tambah Putri ngomel-ngomel.

Pengendara lainnya, Fuad menuturkan banjir di ruas jalan poros seharusnya menjadi atensi pemerintah. Sebab kondisi ini sudah berlarut-larut.

“Seharusnya ini menjadi atensi pemerintah baik itu provinsi maupun kabupaten. Ini butuh langkah penanganan serius, khususnya perbaikan drainase,” bebernya.

“Luapan air yang menyebabkan banjir di jalanan poros ini karena tidak berfungsinya drainase di sepanjang jalan poros Bulu-Bulu,” tambah Fuad.

Lanjut Fuad, tidak saja banjir namun jalanan yang rusak juga masalah bagi masyarakat pengguna jalan negara.

“Bukan saja masalah banjir pak, yang belum mampu ditangani pemerintah. Tapi juga masalah jalanan yang rusak dari batas kota Kakassar sampai bandara lama Maros,” urai Fuad.

Fuad berharap pemerintah memperhatikan sarana prasarana jalanan yang merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktifitas.

“Kami membayar pajak setiap tahun, namun hasil yang kami dapatkan tidak sesuai harapan. Tolong perhatikan kami, dan fungsikan secara baik pajak yang kami bayar kepada negara ini, agar musibah yang tidak diinginkan tidak menimpa rakyat jelata” pungkasnya menutup wawancara.