Turikale, MAROSnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mereview tiga makanan yang dibawa nasabah saat bersilaturahmi dengan peserta dan pendamping Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Kamis (22/02/2024).
Yang pertama adalah ayam goreng. Jokowi menilai dari segi harga, produk ini sudah cukup kompetitif dibandingkan merk ayam goreng cukup terkenal. Hanya saja kemasan yang digunakan tak cukup menjual.
“Kemasannya baik, tapi belum ada branding mereknya, harganya sangat kompetitif. Kalau seingat saya yang di Fried Chicken itu harganya sekitar Rp 25 ribu, tapi ini cuma Rp15 ribu, artinya bisa bersaing kalau diadu di pasar dan masyarakat pasti menang,” terangnya.
Untuk ayam goreng ini, Jokowi menyebut isinya lebih bervariasi, karena ada mie dan juga tempe dalam satu penyajian.
“Ini isinya bukan ayam saja, ada mie, tempe, artinya memiliki kompetitif dan daya saing yang baik, tapi harus diberi merk yang baik seperti ini mama muda,” ujarnya.
Selanjutnya, Jokowi juga meriview keripik bawang Jirah. Dia menilai produk ini lebih menarik dari segi packaging.
“Ada keripik bawang putih yang saya senang bukan keripiknya, tapi kemasan atau packagingnya, di situ ada namanya kemasan yang sangat bagus, Jirah,” ujarnya.
Pujian yang sama juga dilontarkan untuk packaging kerupuk rajungan mama muda.
“Jika produk-produk di Sulawesi Selatan (Sulsel) diberikan kemasan seperti ini, lakunya mudah, gampang dijual ke supermarket,” terangnya.
Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi mendorong para pengusaha, khususnya di bidang kuliner untuk membuat kemasan atau packaging yang menarik agar meningkatkan daya tarik produk.
Menurutnya, dengan packaging yang menarik produk bisa laku dijual bahkan bisa masuk ke ritel modern.
Diketahui, dalam kegiatan tersebut, Jokowi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan PUPR Basuki dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Bupati Maros Chaidir Syam dan Direktur Utama PNM Mekaar.
Sebanyak kurang lebih 5.000 nasabah yang didominasi oleh emak-emak menghadiri kegiatan ini. (***)