Sementara terkait  bantuan logistik, ia menyebut sampai saat ini bantuan bahan makanan masih berdatangan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyalurkan bantuan logistik dan membantu kami dalam penanganan warga terdampak kebakaran ini. Semoga perhatian dan bantuan dari berbagai pihak ini menjadi pahala,” ungkapnya.

Pihak pemerintah kecamatan dan kelurahan masih mendirikan posko penanganan dan dapur umum untuk menyiapkan kebutuhan makanan bagi warga terdampak yang belum bisa masak di rumahnya dan untuk petugas Damkar yang masih berada di lokasi.

Diketahui, kebakaran terjadi di toko grosir Al Fathir pada Minggu 19 Februari 2023 lalu.

Armada Damkar gabungan dari Maros, Makassar, Angkasa Pura, Lanud Hasanuddin, Semen Bosowa dan Semen Tonasa diturunkan menangani kebakaran gedung yang berada di jalan poros Maros – Makassar dan tak jauh dari Pasar Batangase ini.

Tim Damkar gabungan bekerja lebih dari 24 jam menjinakkan kobaran api dari bangunan yang berisi sebagian besar barang berbahan plastik. Puluhan rumah terdampak dan sejumlah warga terpaksa diungsikan ke masjid.

Namun hingga sepekan kebakaran, masih ada titik api di sejumlah bagian reruntuhan gedung. (***)