“Target 2025 tidak ada lagi ATS. Semua anak-anak di Maros harus dapatkan pendidikan. ATS harus dicarikan solusinya,” ungkapnya.
Khusus mengenai anak disabilitas, Chaidir Syam mewanti kepala sekolah agar tetap memberikan ruang kepada mereka yang punya kemampuan.
“Bagi kepala sekolah yang tidak menerima anak disabilitas yang punya kemampuan, maka saya akan evaluasi,” tegasnya. (***)
Halaman