“Kita perlu segera melakukan konsolidasi gerakan. Kader HMI di Maros ini ada ribuan, artinya dengan kuantitas sebesar itu tentu bisa melahirkan ide dan gagasan yang besar pula. Apalagi kader HMI juga masih identik dengan kualitas pemikiranya yang mumpuni,” ungkapnya.
Sementara Koordinator Steering Commitee Musda KAHMI Maros, Ashary Ismail, menyampaikan proses pemilihan calon presidium mulai dibuka sejak beberapa hari lalu.
Hingga batas akhir pendaftaran, yang mendaftar dan mengembalikan formulir adalah lima nama tersebut.
“Kemudian di forum disepakati untuk memakai sistem presidium, dalam aturan KAHMI daerah, kabupaten dan kota, jumlahnya 5. Maka kita Musda menetapkannya,” paparnya.
Kegiatan ini dihadiri Presidium KAHMI Wilayah Sulsel, Muhammad Natsir, dan Bachtiar Manandjeng, beserta beberapa pengurus KAHMI Sulsel.
Hadir pula puluhan kader HMI, FORHATI, pengurus HMI Cabang Butta Salewangang Maros dan Kohati Cabang Maros.
