Turikale, MAROSnews.com – Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah digelar di Gedung Baruga A Kantor Bupati Maros, Kecamatan Turikale, Senin (13/05/2024).

Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya berharap pelaksanaan bimtek mampu memberi motivasi kepada peserta sekaligus semangat baru dalam melakukan pengelolaan sampah ke arah yang lebih baik.

“Saya pikir ini akan menguatkan perjuangan kita semua untuk bagaimana melakukan pengelolaan sampah lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.

Terkait dengan pengelolaan dan penanganan sampah di Maros, Chaidir Syam menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), seperti pembangunan bank sampah, pengomposan sampah organik hingga pemasangan trash trap atau alat penyaring sampah di sungai.

“Dengan berbagai penanganan sampah dan kebijakan yang dilakukan sejauh ini, terbukti mengantarkan Maros meraih Piala Adipura ke-8,” sebutnya.

Meski demikian, mantan Ketua DPRD Maros mengakui penanganan sampah tetap memerlukan langkah-langkah konkret.

“Yang diharapkan juga adalah bagaimana sampah ini tidak sampai ke TPA, agar TPA juga tidak bertambah setiap tahunnya. Tentunya ini memerlukan langkah konkret untuk pengurangan sampah,” katanya.

Chaidir juga mengungkapkan perlunya membangun kesadaran masyarakat agarĀ  persoalan sampah bisa tertangani lebih baik lagi. “Kesadaran masysrakat juga harus digerakkan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sulawesi dan Maluku, Jusman, dalam sambutannya mengatakan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPN) menujukkan pada tahun 2023 terdapat 19,3 juta ton timbulan sampah tahunan.

“Dari 19,3 juta ton ini, sebanyak 12,93 juta ton atau 66,94 persen sampah telah terkelola, dan sebanyak 6,4 juta ton atau 33,06 persen sampah lainnya tidak terkelola,”katanya.

Khusus di Sulsel kata Jusman melanjutkan, total timbulan sampah tahun 2023 sebesar 1,5 juta ton. Sampah yang terkelola 1,05 juta ton atau 67,11 persen dan sampah yang tidak terkelola sebesar 0,5 juta ton atau 32,89 persen.

“Di Sulsel, capaian pengurangan sampah tahun 2023 sebesar 209 ribu ton atau 13,31 persen, dan penanganan sampah sebesar 845 ribu ton atau 53,80 persen dari target nasional sebesar 70 persen,” sebutnya.

Pemateri dalam bimtek ini yakni Febriyanti (Ceo Bank Sampah Bersinar dan Penulis Buku Panduan Mendirikan dan Mengelola Bank Sampah), Darhamsyah dari Pasca Sarjana Unhas dan Kepala Bidang Fasilitasi P3E, Suwardi. (***)