Ia juga menekankan apa yang menjadi harapan besarnya ialah dapat memberdayakan potensi tenaga lokal dalam menjalankan progresnya tersebut.

“Kita berharap nanti memberdayakan potensi lokal, yang sering kita sepakati dalam rapat-rapat. Termasuk rapat kami di ESDM dan LSM bahwa kita berharap potensi tenaga lokal itu diberdayakan,” tutur Jufri Rahman

“Lalu kemudian kalau mereka belum ada jabatan-jabatan tertentu, karena membutuhkan persyaratan teknis kita akan training, kita latih mereka dengan kemampuan tersebut. Kemudian diintegrasikan masuk dalam proses operasional perusahaan,” sambungnya.

Lebih jauh, Jufri Rahman menyebut, ketiga blok yang dikelola perusahaan ini harus memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekelilingnya. Ia memperjelas bahwa tidak boleh mengulangi kesalahan perusahaan tambang yang dilakukan di daerah lain, yang hanya mengambil hasil daerah tersebut dan meninggalkan luka, lara dan derita bagi masyarakat sekitar.

“Jadi kita harus menyepakati itu, bahwa SCI ini akan tampil paling terdepan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah eksplorasi yang kita tangani,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur PT. SCI, Asradi, mengatakan, terkait dengan kebijakan SCI, tentunya tidak bisa lepas dari visi misi. Bagaimana SCI ini bisa menjadi perusahaan yang profesional, taat kepada hukum, inovasi yang inovatif untuk permulaan usaha.

“Kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi. Kita harus berupaya agar dimana ada tambang, disitu ada kesejahteraan,” pungkasnya. (*)