Fadli dari Kepala Badan Penanggulangan Daerah menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Jabatan yang ditinggalkan Fadli ini diisi oleh Towadeng yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan pergeseran pejabat berdasarkan hasil dari job fit dan telah mendapatkan rekomendasi KASN.
Menyoal pelaksanaan mutasi sebelum Pilkada pada November 2024 mendatang, Chaidir Syam menyebut belum ada Juknis resmi terkait mutasi terakhir yang dilakukan kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada di November mendatang.

“Masih menunggu Juknis dari pusat, belum ada juga surat secara resmi apakah ini mutasi terakhir atau bagaimana,” ujarnya.

Adapun mengenai jabatan yang lowong, mantan Ketua DPRD Maros itu mengungkapkan saat ini masih ada jabatan eselon II yang kosong, yakni Dinas Lingkungan Hidup. Namun kata dia, pihaknya akan melalukan selter minggu ini untuk mengisi kekosongan tersebut.

Dalam pelaksanaan kali mutasi ini, selain 10 pejabat di atas, juga dilakukan mutasi terhadap 10 Kepala Sekolah dan 143 guru ahli pertama. (***)

Edr:Br