Sementara Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sulawesi dan Maluku, Jusman, dalam sambutannya mengatakan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPN) menujukkan pada tahun 2023 terdapat 19,3 juta ton timbulan sampah tahunan.
“Dari 19,3 juta ton ini, sebanyak 12,93 juta ton atau 66,94 persen sampah telah terkelola, dan sebanyak 6,4 juta ton atau 33,06 persen sampah lainnya tidak terkelola,”katanya.
Khusus di Sulsel kata Jusman melanjutkan, total timbulan sampah tahun 2023 sebesar 1,5 juta ton. Sampah yang terkelola 1,05 juta ton atau 67,11 persen dan sampah yang tidak terkelola sebesar 0,5 juta ton atau 32,89 persen.
“Di Sulsel, capaian pengurangan sampah tahun 2023 sebesar 209 ribu ton atau 13,31 persen, dan penanganan sampah sebesar 845 ribu ton atau 53,80 persen dari target nasional sebesar 70 persen,” sebutnya.
Pemateri dalam bimtek ini yakni Febriyanti (Ceo Bank Sampah Bersinar dan Penulis Buku Panduan Mendirikan dan Mengelola Bank Sampah), Darhamsyah dari Pasca Sarjana Unhas dan Kepala Bidang Fasilitasi P3E, Suwardi. (***)