Dinkes dan PMI Maros Kolaborasi Sterilkan Masjid Jelang Lebaran

Turikale, Marosnews.com – Jelang perayaan Idul Fitri 1422 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) berkolaborasi Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penyemprotan disinfektan terhadap semua masjid yang akan menggelar salat Idul Fitri berjemaah.

Penyemprotan disinfektan tersebut dikawal langsung Bupati Maros AS Chaidir Syam.

Menanggapi hal itu, Chaidir Syam mengatakan penyemprotan disinfektan untuk rumah ibadah telah memasuki hari kelima. Sesuai rencana semua masjid ditargetkan steril  saat digunakan salat Idul Fitri.

Read More

Baca juga : Chaidir Syam dan Suhartina Bagikan Zakat Kepada 1.761 Guru Ngaji

“Hari ini (Rabu 12 Mei 2021) sudah memasuki hari kelima. Dalam kegiatan ini, kita lakukan penyemprotan beberapa masjid dan ada juga masjid yang kita berikan cairan disinfektan dan nantinya panitia masjid sendiri yang akan membersihkan masjidnya,” kata Chaidir.

Kegiatan pembersihan rumah ibadah ini merupakan gerakan dari Pemerintah Daerah berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros dan beberapa stakeholder lainnya.

Diketahui, saat ini terdapat 30 masjid di Kabupaten Maros telah disemprot sinfektan oleh petugas gabungan.

“Khusus di wilayah Maros Kota,¬† sudah ada sekitar 30 titik masjid yang disinfektan. Rencananya sampai sebentar malam bisa selesai,” ujar Chaidir.

Baca juga : Pantau Giat Penyekatan, Chaidir Syam Minta Petugas Jaga Keselamatan

Selama melakukan aksi penyemprotan, petugas juga menyampaikan sosialisasi pada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Termasuk pada saat melaksanakan shalat Id nanti baik di masjid maupun di lapangan.

Lanjut Chaidir, melalui surat edaran Bupati Pemerintah Kabupaten telah menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di wilayah Maros untuk melakukan persiapan salat Id agar penyebaran Covid-19 dapat ditangani.

“Kita sudah instruksikan melalui camat dan kepala desa untuk melakukan persiapan shalat Id, salah satunya adalah penyemprotan dan pembagian masker kepada masyarakat di desa. Kita berharap penyebaran covid bisa ditangani dan tidak ada klaster salat Id,” tegas Chaidir Syam.

Selain itu, Chaidir Syam juga meninjau langsung kesiapan sejumlah rumah ibadah (masjid) yang akan digunakan umat muslim dalam pelaksanaan salat Id berjemaah, diantaranya Masjid Al Agung dan Masjid Al Markaz Maros. (Fhm)