Turikale, MAROSnews.com – Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang dijadwalkan mulai 8 Juni ditunda, padahal Latihan Pra Operasi (Latpraops) sudah dilakukan oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Maros.
Penundaan operasi patuh dilakukan karena Polri ingin memfokuskan perhatian pada kegiatan menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada I Juli mendatang.
Akibat penundaan tersebut, Polres Maros yang sebelumnya telah melakukan Latapraops pada Kamis 4 Juni lalu, langsung mengalihkan perhatian pada agenda kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar aksi bersih-bersih di pasar dan tempat ibadah.
Aksi bersih-bersih di pasar dilakukan Pasar Tradisional Modern (Tramo), sementara di tempat ibadah dilakukan di Masjid Nurul Jamaah Pasar Tramo dan Gereja Baji Pa’mai Sanrima Kecamatan Turikale.
“Aksi bersih-bersih merupakan bentuk rasa syukur kami menyambut Hari Bahyangkara. Kami ingin hadir di masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat,” kata Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, Selasa 9Juni 2026.
Meski pelaksanaan Operasi Patuh 2026 ditunda, namun Polres Maros mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan di jalan raya.
“Meski pelaksanaan Operasi Patuh 2026 ditunda karena Polri saat ini fokus pada kegiatan Hari Bhayangkara, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta selalu mematuhi peraturan yang berlaku. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKP Ahmad.
Sebagai informasi, sebelumnya Operasi Patuh 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 juni 2026. (*)
Edr/Rep : Bhr
