Maros Baru, MAROSnews.com – Dua Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Maros ditargetkan selesai dalam waktu 135 hari. Hal ini sampaikan Pejabat Kementarian Kelautan dan Perikanan (KKP), Thariq Haerul, saat Groundbreaking tiga KNMP bersama Bupati Maros Chaidir Syam, Rabu 22 Juli 2026.
KNMP yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat itu terletak di Desa Pajukukang Kecamatan Bontoa dan di Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru. Dua KNMP ini merupakan kampung nelayan penyangga dari tiga KNMP yang akan dibangun di Maros.
Untuk KNMP utama akan dibangun di wilayah Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu.
“KNMP bertujuan menciptakan kawasan nelayan yang modern dan tertata. Untuk KNMP utama fasilitasnya lengkap, sementara KNMP penyangga difokuskan pada fasilitas dasar seperti shelter pendaratan ikan, pabrik es portabel, serta penyediaan air bersih,” ujar Thariq.
Di kesempatan yang sama, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan pembangunan KNMP merupakan bagian dari program prioritas nasional pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penataan kawasan yang lebih modern dan tertata.
“Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan serah terima lokasi dari KKP kepada pelaksana. Pekerjaan sudah mulai berjalan di Desa Borimasunggu dan Desa Pajukukang. Insya Allah tahun ini kita bisa menghadirkan KNMP di Maros,” ujarnya.
Lebih lanjut, Chaidir Syam menuturkan bahwa sebelumnya pihaknya mengusulkan lima lokasi pembangunan KNMP di Maros, namun hanya tiga lokasi disetujui KKP.
“Tiga yang disetujui ini terdiri atas satu kampung nelayan utama di kawasan Kuri Caddi dan dua kampung nelayan penyangga yang terletak di Borimasunggu dan Pajukukang,” jelasnya.
Untuk diketahui, seluruh fasilitas yang ada di kampung nelayan nantinya diperuntukkan bagi nelayan dan pengelolaannya akan dilakukan oleh KNMP yang dibentuk di masing-masing desa. (*)
Edr/Rep : Bhr
