Makassar, MAROSnews.com – Imbas cuaca buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tujuh penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengalami pembatalan pada Senin, 12 Oktober 2026.

Sebanyak 1.070 penumpang terdampak akibat pembatalan tersebut. Pembatalan meliputi tiga rute penerbangan, yakni Makassar–Sorong, satu rute Makassar–Ambon, dua rute Makassar–Ternate, dan satu rute Makassar–Mamuju.

Untuk penumpang yang terdampak, General Managet Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rully Artha menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk mendukung penyediaan langkah penanganan sesuai kondisi dan ketentuan yang
berlaku.

“Langkah tersebut meliputi pengembalian dana tiket (refund), penjadwalan ulang penerbangan (reschedule), serta penyediaan area istirahat bagi penumpang yang terdampak,” kata Rully.

Selain dengan pihak maskapai, Rully mengatakan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya seperti AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca sebagai bahan pemantauan dan koordinasi operasional, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Kepada calon penumpang, Rully mengimbau agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal
keberangkatan sebelum menuju bandara. (*)

Edr/Rep : Bhr