Terlepas dari keberhasilan sebagai penyelanggara MTQ, Chaidir Syam juga mengakui terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya.

“Namun di balik kesuksesan ini tentu masih ada kekurangan, mohon maaf atas segala kekurangan. Kalau ada hal keliru, ada hal yang belum maksimal, mohon disimpan baik-baik, kalau ada kebaikan semoga menjadi keberkahan,” paparnya.

Ketua Panitia MTQ XXXIV Sulsel, Muetazim Mansyur, mengatakan ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi.

“Kabupaten Maros menjadi tuan rumah bagi sekitar 1.440 kafilah dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Ini menjadi momentum kebersamaan dan memperkuat ukhuwah antar daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati Maros itu juga memberikan selamat kepada kafilah yang berhasil juara.

“Selamat kepada kafilah yang juara. Bagi yang belum, jangan berkecil hati, tetaplah belajar dan ambil pelajaran berharga dari pelaksanaan MTQ ini,” ucapnya.

Hadiah Pemenang MTQ

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan lancar.

Dia juga mengatakan akan ada hadiah tambahan bagi para pemenang.Dimana juara umum mendapatkan dua paket umrah dari Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh hadiah sepeda motor.

“Untuk yang juara satu, Pak Gubernur menyiapkan anggaran sekitar Rp200 hingga Rp300 juta,” katanya.

Edr/Rep : Bhr