Turikale, MAROSnews.com – Akhir dari pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros menempatkan tuan rumah sebagai juara umum.

Kabupaten Maros meraih juara umum setelah bersaing ketat dengan Kota Makassar. Maros mengumpulkan 560 poin, unggul 160 poin atas Makassar yang harus puas di posisi kedua dengan 400 poin.

Posisi ketiga ditempati Kabupaten Pinrang dengan 285 poin, keempat Kabupaten Luwu Timur dengan 191 poin dan peringkat kelima Kabupaten Gowa dengan 186 poin.

Kesuksesan Maros meraih juara umum menjadi capaian prestisius bagi kabupaten berjulul Butta Salwwangang ini, sebab pada pelaksanaan MTQ sebelumnya hanya menempati posisi keenam.

Keberhasilan menjadi juara yang dibarengi kesuksesan sebagai penyelenggara MTQ, menyempurnakan dua target yang sebelumnya ingin dicapai oleh Bupati Maros Chaidir Syam, yakni sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi (juara umum).

“Kita mengejar dua sukses. Sukses sebagai tuan rumah (penyelenggara) dan sukses prestasi. Harapan kita tentu bisa juara umum,” kata Chaidir Syam sebelum pelaksanaan MTQ, saat membuka Training Center (TC) peserta dan pelaksana teknis lomba di Hotel Afiat, Kecamatan Mandai, Minggu (5/4/2026) lalu.

Bupati Ungkap Rasa Syukur

Chiaidir Syam mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih kafilah Maros di ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 ini.

“Awalnya kita hanya ingin sukses sebagai penyelengara dan tentunya juga berharap bisa juara umum. Tapi ternyata semuanya tercapai, sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi,” ujarnya.

Atas keberhasilan yang diraih, mantan Ketua DPRD Maros itu akan memberikab bonus bagi para kafilah yang juara.

Terlepas dari keberhasilan sebagai penyelanggara MTQ, Chaidir Syam juga mengakui terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya.

“Namun di balik kesuksesan ini tentu masih ada kekurangan, mohon maaf atas segala kekurangan. Kalau ada hal keliru, ada hal yang belum maksimal, mohon disimpan baik-baik, kalau ada kebaikan semoga menjadi keberkahan,” paparnya.

Ketua Panitia MTQ XXXIV Sulsel, Muetazim Mansyur, mengatakan ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi.

“Kabupaten Maros menjadi tuan rumah bagi sekitar 1.440 kafilah dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Ini menjadi momentum kebersamaan dan memperkuat ukhuwah antar daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati Maros itu juga memberikan selamat kepada kafilah yang berhasil juara.

“Selamat kepada kafilah yang juara. Bagi yang belum, jangan berkecil hati, tetaplah belajar dan ambil pelajaran berharga dari pelaksanaan MTQ ini,” ucapnya.

Hadiah Pemenang MTQ

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan lancar.

Dia juga mengatakan akan ada hadiah tambahan bagi para pemenang.Dimana juara umum mendapatkan dua paket umrah dari Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh hadiah sepeda motor.

“Untuk yang juara satu, Pak Gubernur menyiapkan anggaran sekitar Rp200 hingga Rp300 juta,” katanya.

Edr/Rep : Bhr