“Sesuai arahan Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin/IAS, Golkar Maros akan mengakomodir semua pihak, utamanya gen Z dan milenial yang ingin berpolitik. Semuanya akan kami tampung di partai Golkar,” kata Patarai Amir usai Musda XI Golkar Maros, Senin, 2 November 2026.
Patarai menargetkan komposisi kepengurusan baru terdiri atas 70% gen Z dan milenial serta 30% pengurus lama atau senior. Dengan komposisi itu, dia berharap wajah-wajah baru dapat mengisi struktur Partai Golkar Maros.
“Wajah-wajah baru nanti akan mengisi kepengurusan partai Golkar Maros dan saya akan maksimalkan kepengurusan ini betul-betul untuk gen Z, milenial, dan pengurus lama atau senior,” ujarnya.
Lanjut Patarai Amir menjelaskan, bahwa konsolidasi kepengurusan akan dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa setelah struktur DPD II rampung.
“Kami menargetkan seluruh proses tersebut selesai pada April hingga Mei 2027,” sebutnya.
Sementara Ketua Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengapresiasi pelaksanaan Musda Golkar Maros. Dia berharap kelancaran musyawarah dapat menjadi contoh bagi DPD Golkar kabupaten/kota lainnya di Sulsel.
“Alhamdulillah proses ini berjalan dan insyaallah musyawarahnya pun berjalan dengan mulus karena kandidatnya cuma satu. Penetapan ini bisa melahirkan kepemimpinan yang solid secara aklamasi,” ungkap IAS.
IAS mengingatkan agar penyusunan kepengurusan turut mempertimbangkan potensi generasi muda menjelang Pemilu 2029. Namun, dia menekankan pentingnya tetap melibatkan para senior dan tokoh sepuh karena memiliki magnet politik yang kuat.
“Pemilu 2029 mendatang adalah ruang yang sangat besar bagi generasi muda. Maka saya berharap dalam menyusun komposisi kepengurusan nanti harus betul-betul mempertimbangkan potensi generasi muda tanpa mengabaikan para senior dan orang-orang tua, karena magnet ketokohan mereka sangat kuat,” jelasnya.
