Pihaknya telah meminta seluruh kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota mempersiapkan jemaah, termasuk menghadapi tahapan pelunasan biaya haji yang akan segera dimulai.
Ia juga mengungkapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara umum berjalan lancar. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan, terutama pada aspek kesehatan jemaah.
Selama musim haji 2026, tercatat 25 jemaah asal Sulawesi Selatan meninggal dunia, meningkat dibanding musim haji sebelumnya yang berjumlah 22 orang.
Karena itu, pemerintah akan memperketat persyaratan istitaah kesehatan agar jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi syarat kesehatan.
Ikbal mengimbau calon jemaah haji 2027 mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dengan menjaga kondisi fisik, menyiapkan biaya pelunasan, serta meluruskan niat beribadah.
Terkait usulan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027, ia menegaskan angka yang beredar saat ini masih sebatas usulan dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah karena masih akan dibahas bersama DPR RI.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji asal Maros dengan selamat.
Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menanggapi penurunan kuota haji Maros pada 2027, Chaidir berharap pemerintah pusat masih menambah alokasi kuota setelah penetapan nasional dilakukan.
