Mandai, MAROSnews.com – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 rute Jakarta (CGK) – Makassar (UPG), mengalami pecah ban pada salah satu main wheel saat proses keberangkatan dari Jakarta.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai bandara tujuan langsung menyiagakan tim dengan mengerahkan tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) untuk menyambut kedatangan pesawat.
Personel dan kendaraan pendukung disiapkan, seperti kendaraan utama F1, F2 hingga Nurse Tender. Termasuk melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia, SAR, BBKK, dan Base Rescue Lanud.
Sesaat sebelum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pesawat tipe Boeing 737-800 (B738) ini melakukan go around/fly pass sebelum akhirnya mendarat dengan baik dan lancar di Runway 03 pada pukul 09.13 WITA.
Setelah pesawat berhenti, tim ARFF yang sudah bersiaga, melakukan penanganan dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak pesawat.
Sebanyak 156 penumpang telah disiapkan fasilitas transportasi berupa 4 unit bus untuk mendukung proses pemindahan dari pesawat menuju terminal. Proses pemindahan penumpang berjalan dengan aman dan tertib, dengan penumpang terakhir meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.
Selanjutnya, sebagai bagian dari penanganan dan memastikan keselamatan operasional, Runway 03–21 diberlakukan penutupan sementara melalui NOTAM pada pukul 09.30–10.30 WITA.
Setelah pesawat dipindahkan menuju Parking Stand di Apron untuk proses penanganan teknis, tim teknik landasan segera melakukan peninjauan terhadap kondisi runway untuk memastikan landasan aman dan siap kembali digunakan untuk operasional penerbangan
Pada pukul 10.30 WITA, Runway 03–21 kembali dibuka dan dapat digunakan untuk operasional penerbangan.
Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian dalam keterangannya menyampaikan bahwa kesiapan dan koordinasi seluruh unsur menjadi prioritas dalam menangani setiap kondisi yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.
“Begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat. Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman, dan proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi,” ujar Lukman.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penanganan GA604 dan terus berkomitmen memberikan pelayanan penerbangan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. (*)
Edr/Rep : Bhr
