Turikale, MAROSnews.com – Bupati Maros Chaidir Syam memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Maros. Pelaksanaan upacara yang digelar di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros ini turut dihadiri Wakil Bupati Muetazim Mansyur, para Kepala OPD hingga unsur Forkopimda.
Dimomentum peringatan hari lahir pancasilan ini, Chaidir Syam menyampaikan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu juga menjelaskan bahwa nilai-nilai pancasila harus tetap hidup di tengah-tengah masyarakat, utamanya dalam menghadapi berbagai tantangan seiring dengan perkembangan zaman.
“Hari lahir pancasila merupakan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai pancasila tetap hidup dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya
Sebagai idelogi dan falsafah negara Chaidir Syam mengungkapkan bahwa pancasila telah terbukti menjadi penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.
“Pancasila menjadi jangkar moral yang menjaga bangsa tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan yang sangat kompleks. Olehnya itu nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat peringatan Hari Lahir Pancasila,” sebutnya.
Chaidir Syam menyebut tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sangatlah kompleks sehingga penguatan ideologi pancasila menjadi sangat penting.
“Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai keadilan sosial. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap pelayanan publik dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah,”ujarnya.
Chaidir Syam juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh paham yang dapat memecah belah bangsa. Ia menilai, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menilai peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial semata. Ia mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan.
“Pancasila harus terus menjadi pedoman bersama dalam menjaga persatuan dan membangun daerah. Melalui peringatan ini kita ingin meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan terus membangun Maros yang maju dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya. (*)
Edr/Rep : Bhr
