Pra TMMD Kodim 1422 Maros Digelar Lebih Awal, Ini Tujuannya

Marosnews.com – Personil Kodim 1422 Maros mulai melakukan pengerjaan fisik pra TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Desa Bonto matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi selatan.

Kegiatan pra TMMD ini lebih awal digelar untuk menyambut TMMD ke – 112, yang akan diselenggarakan oleh Kodim 1422 Maros pada 15 september 2021 mendatang.

Pengerjaan fisik yang dilakukan saat ini diantaranya membuka perintisan jalan, pembangunan rumah ibadah serta pembuatan MCK di sejumlah rumah warga.

Read More

Komandan Kodim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman menyampaikan, pelaksanaan Pra TMMD kali ini berbeda dengan Pra TMMD sebelum pandemi Covid-19, karena saat pandemi ini pelaksanaan Pra TMMD dilaksanakan dengan mentaati protokol kesehatan yang ketat.

“ Adapun sasaran TMMD yang ke – 112  Kodim 1422/Maros tahun ini yang berlokasi di Dusun Dammak Desa Bonto Matinggi yang menghubungkan dengan  Dusun Makmur Desa Bonto Manurung Kabupaten Maros, dengan sasaran Fisik meliputi perintisan jalan sepanjang  2120 m dan lebar 6 m, Pemasangan gorong-gorong, MCK dan pembangunan satu Masjid serta satu rehab Masjid” Jelas Budi Rahman.

Baca juga : Tingkatkan Kinerja, Bupati Maros Mutasi 139 ASN Pemkab Maros

kegiatan Pra TMMD ini dilaksanakan tidak lain adalah untuk mempermudah pengerasan jalan yang akan dibangun pada saat TMMD nantinya.

“Waktu pelaksanaan TMMD sangat terbatas. Apabila, program TMMD dikerjakan berdasarkan jadwal waktu yang telah ditentukan maka besar kemungkinan tidak akan selesai mengingat lokasi yang dikerjakan cukup sulit,” ujarnya.

Lanjut Dandim Maros menyampaikan, seluruh sasaran yang dikerjakan, baik itu sasaran fisik maupun non fisik adalah hasil koordinasi dengan pihak pemerintah daerah yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, serta dalam perencanaan sampai diputuskan melalui proses pengusulan dari bawah.

” Alhamdulillah selama pengerjaan pra TMMD ini masyarakat Desa berbaur dan saling bahu membahu demi suksesnya jalan yang mereka sudah lama dambakan ,” tutup Budi Rahman