Simbang, MAROSnews.com – Tak tergantikan, Chaidir Syam kembali nahkodai Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros. Bupati Maros dua periode ini, 2021-2025 dan 2025-2030, kembali dipercaya memimpin PMI Maros untuk masa bakti 2026-2031.

Mantan Ketua DPRD Maros itu dilantik menjadi Ketua PMI Maros pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan pelantikan digelar di Bumi Perkemahan Kecamatan Simbang. Chaidir Syam dilantik langsung oleh mantan Bupati Gowa yang merupakan Ketua PMI Sulawesi Selatan (Sulsel), Adnan Purichta Ichsan.

Pelantikan ini merupakan periode ketiga Chaidir Syam memimpin PMI Maros sejak pertama kali menduduki posisi ini pada tahun 2015 lalu, saat masih menjadi Ketua DPRD Maros.

Terpilih kembali memimpin PMI Maros, Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan akan terus memperkuat peran kemanusiaan, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan di tengah kondisi darurat.

Chaidir Syam menyebut, salah satu perhatian saat ini adalah penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau ekstrem.

“PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan PMI,”ujarnya.

Chaidir Syam menilai, kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Maros saat ini, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Olehnya itu kata dia, PMI Maros akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan dan pihak terkait untuk memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

PMI Maros Berkontribusi Jaga Stok Darah Sulsel

Di bawah komando Chaidir Syam, sejauh ini PMI Maros menjadi salah satu daerah yang berkontribusi menjaga ketersediaan stok darah di Sulawesi Selatan. Hal ini pun diakui oleh Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan.

Adnan dalam sambutannya usai pelantikan mengatakan bahwa PMI Maros rutin melaksanakan kegiatan donor darah dan memiliki komitmen dalam mendukung ketersediaan darah.

“PMI Maros sangat rutin melaksanakan donor darah, paling maju kerja samanya bersama UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan dan paling memiliki komitmen untuk terus berkontribusi menjaga stok darah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel),” ujar Adnan.

Adnan menjelaskan kebutuhan darah di Sulsel mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan. Karena itu, dia berharap kegiatan donor darah PMI Maros dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

“PMI Maros harus menjadi contoh bagi PMI Kabupaten/Kota lainnya yang ada Sulsel,” harapnya.

Pada pelantikan pengurus PMI Maros, Adnan Purichta Ichsan juga melakukan penyematan pin kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepemimpinan Chaidir Syam bersama jajaran pengurus PMI Maros periode 2026-2031 dapat semakin memperkuat kontribusi PMI bagi masyarakat.

Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU serta latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan relawan PMI. Latihan gabungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas para relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. (*)

Edr/Rep : Bhr