“Ini merupakan langkah nyata kami bahwa bandara hadir tidak hanya sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem. Kolaborasi ini menjadi kunci, dan konsep penta helix tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pemerintah, akademisi, dan komunitas,” sebutnya.

“Kami bersyukur atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros dalam mewujudkan kegiatan ini,” tambahnya.

Kegiatan ini mengusung konsep penta helix dengan mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas dalam satu forum diskusi.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan kolaboratif yang memberikan nilai tambah, baik dalam mendukung fungsi pelayanan maupun
sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, sejalan dengan berbagai masukan dan perspektif yang disampaikan para narasumber dalam forum ini. (*)

Edr/Rep : Bhr