Kisah Dejan Stankovic, Pemain Yang Bela Tiga Negara di Tiga Piala Dunia

Dejan Stankovic saat membela timnas Serbia, sumber int

MN, Sport – Bagi pesepakbola profesional, membela negaranya di ajang bergengsi Piala Dunia tentu menjadi impian. Terlebih jika mampu membawa negaranya meraih trofi pada ajang tertinggi di  planet bumi tersebut.

Membela negara di ajang piala dunia menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan pesepakbola profesional. Namun apa jadinya jika seorang pesepakbola membela tiga negara di tiga piala dunia sekaligus, bisakah hal ini dilakukan? Jawabannya, ya, bisa saja!

Kali ini redaksi Marosnews.com akan mengulas sosok pesepakbola profesional yang pernah membela tiga negara berbeda di tiga Piala Dunia. Bahkan pemain ini tercatat sebagai satu-satunya pemain sepakbola di planet bumi yang melakukan hal tersebut.

Read More

Dialah Dejan Stankovic, pemain kelahiran 11 September 1978 di Belgrade, yugoslavia ini merupakan pesepakbola profesional yang pernah membela tiga negara di tiga piala dunia sekaligus.

Di ajang Piala Dunia, Stankovic membela Yoguslavia di Prancis tahun 1998, kemudian Serbia dan Montonegro tahun 2006 di Jerman, dan terakhir Serbia tahun 2010 di Afrika Selatan.

Saat membela Yugoslavia di Prancis tahun 1998, Stankovic saat itu masih berusia 19 tahun. Meski masih muda, ia berhasil menembus skuad utama dan menjadi maestro lini tengah di timnas Yugoslavia kala itu.

Tahun 2003, negara Yugoslavia pecah menjadi beberapa negara baru, salah satunya Serbia & Montonegro. Stankovic yang lahir di bagian Serbia pun resmi menyandang kewarganegaraan Serbia di tahun yang sama.

Menariknya, Serbia dan Montonegro yang saat itu masih menjadi negara baru, tak membutuhkan waktu lama untuk mengikuti kompetisi sepakbola Eropa dan Dunia. Belum genap berusia satu tahun, negara ini telah mengikuti kualifikasi sepakola Eropa dan Piala Dunia.

Stankovic yang telah mengantongi warga negara Serbia & Montonegro sukses membawa negara ini tampil di Piala Dunia 2006 di Jerman dan bertindak selaku kapten timnas.

Sementara itu, saat perhelatan Piala Dunia 2006 masih berlangsung, Serbia & Montonegro resmi menyatakan kemerdekaannya masing-masing. Tak ayal, untuk ketiga kalinya, Stankovic merubah kembali kewarganegaraannya. Dan, lagi-lagi dirinya langsung dipilih oleh pelatihnya kala itu, Javier Clemente untuk memperkuat Serbia di ajang Internasional. Ia pun berhasil membawa Serbia lolos ke Piala dunia 2010.

Pada 2010, Stankovic menjadi kapten Serbia di Afrika Selatan dan menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang bermain di tiga Piala Dunia untuk tiga negara berbeda.

Meski membela tiga negara di tiga Piala Dunia, namun Stankovic belum mampu berbuat banyak membawa tiga negara yang ia bela merengkuh trofi Piala Dunia.

Sebelum sukses membela tiga negara di tiga Piala Dunia, Dejan Stankovic mengawali karir profesionalnya bersama klub Red Star Belgrade tahun 1994 hingga 1998. Torehan 30 gol dari 85 penampilan berhasil dibuat Stankovic yang saat itu masih muda.

Stankovic lalu melanjutkan petualangan ke Liga Italia. Tahun 1998 hingga 2004 ia memperkuat Lazio. Bersama Lazio Stankovic mencatatkan 137 penampilan dengan 22 gol. Berkat penampilan gemilangnya ini, klub raksasa Inter Milan tertarik menggunakan jasa Stankovic, sehingga transfer kepindahannya pun dilakukan tahun 2004

Bersama Inter Milan, Dejan Stankovic tetap menunjukkan performa gemilangnya, dan berhasil menjadi idola baru di iL Nerazzuri, julukan Inter Milan. Posisi utama sebagai gelandang di tim inti tidak tergantikan, meski Inter Milan beberapa kali mengalami pergantian pelatih.

Stankovic mengakhiri karir profesionalnya bersama Inter Milan, ia memutuskan gantung sepatu pada tahun 2013. Selama membela iL Nerazzuri dari tahun 2004 hingga 2013 sebanyak 29 gol dibukukan dengan 231 penampilan. Selama berkarir di Seri A Italia, Stankovic berhasil menorehkan 22 trofi bersama Lazio dan Inter Milan. (Diolah dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published.