Chaidir Syam juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh paham yang dapat memecah belah bangsa. Ia menilai, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menilai peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial semata. Ia mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan.
“Pancasila harus terus menjadi pedoman bersama dalam menjaga persatuan dan membangun daerah. Melalui peringatan ini kita ingin meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan terus membangun Maros yang maju dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya. (*)
Edr/Rep : Bhr
