“PMI Maros sangat rutin melaksanakan donor darah, paling maju kerja samanya bersama UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan dan paling memiliki komitmen untuk terus berkontribusi menjaga stok darah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel),” ujar Adnan.

Adnan menjelaskan kebutuhan darah di Sulsel mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan. Karena itu, dia berharap kegiatan donor darah PMI Maros dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

“PMI Maros harus menjadi contoh bagi PMI Kabupaten/Kota lainnya yang ada Sulsel,” harapnya.

Pada pelantikan pengurus PMI Maros, Adnan Purichta Ichsan juga melakukan penyematan pin kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepemimpinan Chaidir Syam bersama jajaran pengurus PMI Maros periode 2026-2031 dapat semakin memperkuat kontribusi PMI bagi masyarakat.

Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU serta latihan gabungan kepalangmerahan yang melibatkan relawan PMI. Latihan gabungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas para relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. (*)

Edr/Rep : Bhr