Turikale, Marosnews.com – Seorang buruh bangunan asal Kabupaten Jeneponto tertimpa dinding bangunan setinggi tiga meter saat melakukan pengeboran untuk pembangunan Lapas Anak milik Kementerian Hukum dan HAM di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (05/10/2022).

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet. “Ia benar ada kejadian buruh bangunan tertimpa dinding setinggi tiga meter. Korban bernama Dg Tompo (28 tahun). Dia warga Kecamatan Bangkala, Jeneponto,” ujar Slamet.

“Menurut sejumlah keterangan saksi, korban tertimpa dinding saat sedang mengebor bagian bawah dinding, tapi tiba-tiba bagian yang lain yang roboh hingga menimpa korban,” tambahnya.

Akibat kejadian itu Kata Slmet, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk diberikan pertolongan medis. “Saat ini korban berada di RSUD dr La Palaloi Maros untuk mendapatkan perawatan medis, karena mengalami luka cukup parah dan pendarahan pada wajahnya,” bebernya.

Sementara itu, menurut salah satu saksi, Rahmat mengatakan korban sedang asik mengebor bangunan pada pukul 13.59 WITA. Tak lama, ia mendengar keramaian kalau ada salah satu pekerja yang tertimpa bangunan.

“Mengebor kuliat dan tidak lama langsung lari pekerjanya disitu, kaget ka’, ternyata ada orang yang tertimpa satu badan sampai mukanya berdarah,” ujar Rahmat.

“Beberapa menit kemudian, baru korban berhasil diselamatkan dan dibawa pakai mobil pikap,” ujarnya lagi.

Atas kejadian tersebut pihak Lapas Kelas II Maros belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait musibah yang menimpa salah satu pekerja.

Sebagai informasi, bangunan tersebut merupakan bekas Lapas lama yang telah direnovasi oleh Kementerian Hukum dan HAM dalam hal ini menjadi tanggung jawab Lapas Kelas II Maros.