Mengenai kemarau akibat fenomena El Nino, Chadir Syam menyebut hal ini menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

“Kalau tantangan musimnya, ya sekarang lagi El Nino, kemarau. Jadi mudah-mudahan kita bisa hadapi secara bersama,” katanya.

Sementara Untuk penanganan kemiskinan, mantan Ketua DPRD Maros itu menjelaskan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak.

Menurutnya, saat ini pemerintah terus menjalankan program bantuan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

“Warga yang sudah mampu keluar dari kondisi miskin akan menjalani proses graduasi dari program tersebut,” sebutnya.

Sebelum proses graduasi dilakukan, pemerintah memberikan pelatihan dan dukungan modal agar penerima manfaat dapat mandiri secara ekonomi.

“Semua secara multistakeholder, seluruh terlibat. Baik program-program PKH, kemudian terjadi graduasi,” katanya.

Chaidir Syam menegaskan, momentum HUT RI juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus menjalankan pembangunan sekaligus mendukung program pemerintah pusat.

“Tantangan kita yang paling utama adalah bagaimana kita terus memberikan support dan dukungan untuk pencapaian program-program dari Bapak Presiden yang kita cintai, Bapak Prabowo Subianto, untuk program-program Asta Cita,” paparnya. (*)

Edr/Rep : Bhr