Mandai, MAROSnews.com – Keributan kembali terjadi di lingkungan Pesantren Darul Istiqamah, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa, 8 Agustus 2026.

Adu mulut, saling dorong hingga baku pukul terjadi saat dua kelompok yang saling bertikai melakukan protes satu sama lain. Keributan terjadi di Sekolah Putri Darul Istiqamah (Spidi).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula saat kelompok dari pesantren menduduki akses jalan utama dan berusaha menerobos masuk ke area ruang kelas tempat para siswi tengah mengikuti proses belajar mengajar.

Melihat pergerakan tersebut, pihak orang tua siswa yang didominasi ibu-ibu bersama para guru yang berada di lokasi langsung pasang badan, kericuhan pun tak terhindarkan.

Polres Maros saat dikonfirmasi terkait kericuhan itu menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan personel ke lokasi untuk memastikan situasi terkendali.

“Kami menerima informasi bahwa di lokasi terjadi keributan. Menerima informasi tersebut kami dari jajaran Polres Maros hadir untuk memastikan situasi bisa dikendalikan dan proses belajar mengajar di sekolah (SPIDI) bisa berjalan,” ujar Kabag Ops Polres Maros, Kompol Syarifuddin.

Terkait dengan pihak yang membuat keributan di pesantren, Syarifuddin mengaku kurang mendalami.

“Tapi berdasarkan informasi, ini sudah berjalan beberapa tahun dan semua pihak sudah berpikir untuk mencari solusi yang terbaik,” paparnya.

Lebih lanjut Syafruddin menjelaskan di dalam lingkungan pesantren terdapat dua pihak, yakmi Istqamah dan SPIDI.

“Kita sudah mengimbau, kita mengingatkan, baik dari pihak sekolah Istiqamah dari pihak SPIDI supaya masing-masing menjaga, menahan diri dan mencari solusi yang terbaik,” tuturnya.

Keributan yang terjadi di lingkungan pesantren ini viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak aksi saling dorong, adu mulut hingga (*)

Edr/Rep : Bhr